Arsip Tag: musisi

Sejarah Band Green Day

Sejarah Band Green Day

Sejak awal tahun 90-an, band yang identik dengan personil trionya, Green Day telah menjadi salah satu band paling terkenal dan sukses di dunia, menyusup ke arus utama dengan merek pop-punk mereka yang menggeram, energik, dan sangat melodik.

Sejak awal terbentuknya band ini, Green Day sudah dikenal karena jenis musik yang mengusung tema pemberontakan, sikap anarkis dari aksi punk akhir tahun 70-an, seperti The Jam dan Sham 69, tetapi meningkatkan suara ledakan mereka dengan elemen pop seperti hook yang menarik, struktur lagu yang diatur dengan ketat dan harmoni vokal Beatlesque.

Karena kombinasi yang unik dan baru ini mereka langsung membuat debut label besar pada tahun 1994, album Dookie, menjadi terobosan besar, menjadi titik masuk ke punk bagi banyak pendengar yang beranjak dewasa ketika pertama kali mendengar lagu Green Day.

Green Day muncul dari dunia punk bawah tanah di wilayah California Utara. Berteman dari masa kecil Billie Joe Armstrong (gitar, vokal) dan Mike Dirnt (bass) membentuk band pertama mereka, Sweet Children, di Rodeo, California ketika mereka berusia 14 tahun. Pada tahun 1989, grup tersebut telah menambahkan seorang drummer bernama Al Sobrante dan mengubah nama band menjadi Green Day .

Sejarah Band Green Day

Sepanjang awal tahun 90-an, Green Day terus menarik banyak perhatian dari industri musik di dunia, yang terus mendapatkan ketenaran karena merilis album kedua mereka, Kerplunk tahun 1992. Keberhasilan bawah tanah Kerplunk menyebabkan gelombang minat dari label rekaman besar, dan band ini akhirnya memutuskan untuk menandatangani kontrak dengan Reprise.

Dookie, debut label besar Green Day, dirilis secara global pada musim semi tahun 1994. Berkat dukungan situs slot gacor dari single awal “Longview,” Dookie menjadi hit besar. Album ini terus mendapatkan momentum sepanjang musim panas, dengan single keduanya, “Basket Case,” menghabiskan lima minggu di puncak tangga lagu rock modern Amerika.

Disaat Green Day berkesempatan untuk mempersembahkan penghargaan di Grammy pada awal 2009, band ini mengumumkan perilisan album kedelapan Green Day yang akan datang, yang diberi nama 21st Century Breakdown, yang telah direkam dengan produser veteran Butch Vig. Pada Mei 2009, 21st Century Breakdown dirilis, melanjutkan apa yang ditinggalkan American Idiot sebagai musiik punk rock ciri khas Green Day.

Secara mengagetkan album ini sukses secara komersial, dipekirakan telah terjual lebih dari 215.000 kopi dalam tiga hari pertama penjualannya. Pada tahun 2009, American Idiot dibuatkan musik vidionya, dan tahun berikutnya, Green Day berhasi memenangkan beberapa penghargaan musik berkat album American Idiot miliknya.

Penyanyi Jane Callista

Penyanyi Jane Callista Yang Berhasil Memenangkan Kompetisi Vokal Di Eropa Dan Amerika

Penyanyi Jane Callista – Di akhir tahun 2020 lalu , dunia industri musik Indonesia sempat dihebohkan dengan seorang gadis kecil yang bernama Jane Callista. Penasaran seperti apa beritanya ? Yuk kita simak di bawah ini.

Menang Di Dua Kompetisi Vokal Internasional

“Kecil kecil cabe rawit” adalah kata yang cocok digambarkan untuk sosok Jane Callista. Walaupun masih berusia sangat muda , namun kemampuan vokal yang ia miliki tidak bisa dianggap remeh. Kemampuan vokal yang dimiliki oleh Jane Callista berhasil mengantarkannya menjadi juara di kompetisi Chicago International Music Competition 2020 dan The Song International – World Vocal Competition 2020.

Di dalam kedua daftar slot online kompetisi vokal berskala internasional tersebut , Jane Callista berhasil mendapatkan penilain tinggi dari dewan juri yang berasal dari berbagai negara. Seperti misalnya Valérie Beney (Swiss), Marina Caro (Rusia), Olga Gribkova (Rusia) dan Montserrat Marti (Spanyol).

Jane Callista yang dibimbing oleh Andrea Miranda , membuat video rekaman menyanyinya secara live di ruangan auditorium Purwa Caraka Music Studio (PCMS). Hal ini dikarenakan peraturan dari kompetisi tersebut yang mengatakan jika proses perekaman tidak diperbolehkan mengalami editing (penyuntingan) gambar maupun suara.

Dibimbing langsung Andrea Miranda, Jane Callista membuat video menyanyinya secara live di ruangan auditorium Purwa Caraka Music Studio (PCMS).

Penyanyi Jane Callista yang masih berusia 12 tahun ini berhasil menyingkirkan lebih dari 400 peserta yang berasal dari 22 negara di dunia pada kompetisi yang ia ikuti di Chicago. Dalam kompetisi tersebut ia berhasil mendapatkan penghargaan sekaligus diumumkan meraih 1st Winner di Vocal Division tahun 2020 ini.

Mendapatkan Pujian Dari Juri

Tidak berakhir di situ , suara yang dimiliki Jane Callista juga mendapatkan pujian dari para juri di kompetisi vokal The Song International – World Vocal Competition 2020 di Eropa. Para juri mengaku jika mereka kagum dengan teknik vokal dan warna suara dari murid Purwa Caraka Music Studio (PCMS) tersebut.

Walaupun memang tidak berhadap langsung dengan juri , namun Jane Callista merasa jika hal tersebutlah yang menjadi faktor kesulitannya menghadapi kompetisi tersebut.

“Kelihatannya lebih mudah karena tidak berhadapan langsung dengan juri dan tinggal mengirimkan video kepada penyelenggara. Tapi justru ini faktor kesulitan yang sangat tinggi karena harus sempurna di setiap momen yang dinyanyikan dan harus menampilkan super maksimal agar teknik dan rasa dari lagunya bisa sampai ke juri yang menonton lewat media layar,” kata Jane Callista yang membawakan lagu musikal dan folk-song di ajang tersebut.

Dan di akhir kalimat Jane Callista merasa cukup senang dengan prestasi yang baru saja diraihnya di dua ajang yang berbeda.

“Untuk kompetisi di Spanyol, salah satu hadiah nya diundang ke Sea Sun Festival Spain, Mei 2021. Sedangkan kompetisi di Chicago hadiahnya dalam bentuk US Dollar, lumayan untuk nambah tabungan,” dia mengakhiri.

PERJALANAN KARIR MEMBER BLACKPINK DARI ORANG BIASA HINGGA MEMILIKI BANYAK FANS DI SELURUH DUNIA

Blackpink adalah girlband K-Pop yang sangat terkenal hingga seluruh dunia. Beberapa bulan terakhir pun selalu menjadi perbincangan warga net. Blackpink bukanlah girlband lama dan kalau di industry Korea sendiri, Blackpink termasuk girlband baru.

Kemunculannya pada saat itu membawa kesan yang positif bagi para penontonnya. Girlband yang dianggotakan oleh 4 orang perempua cantik pun selalu menampilkan penampilan yang sangat spektakuler, ditambah setiap lagunya yang bisa membuat top of mind. Memang gak salah, karena setiap ada single atau album baru, seketika lagu-lagunya sudah nempel di kepala.

Dibalik kesuksesannya sekarang ini yang bahkan seluruh dunia tahu keberadaannya, ada hal-hal sulit yang telah dilewatkan oleh setiap membernya. Mereka pun memiliki latar belakang yang berbeda-beda dari mulai awal sebelum audisi, debut, hingga sekarang menjadi orang-orang yang sukses. Penasaran seperti apa? simak dulu!

1.Jennie

Jennie

Jennie lahir pada tahun 1996 dan merupakan kewarganegaraan Korea asli. Ia sempat ke New Zealand untuk sekolah saat memasuki usia 10 tahun. Karena ia memiliki potensi yang baik pada bidang musik, Jennie pun memutuskan untuk kembali ke Korea untuk memulai karirnya dengan ikut audisi pada agensi YG Entertaiment. Bukan hal yang mudah untuk menjadi Jennie yang sekarang, karena ia harus mengikuti masa training hampir 6 tahun.

Akhirnya di tahun 2016, ia tanda tangan kontrak dengan YG Entertaiment dan menjadi memposisikan dirinya sebagai rapper.

2.Jisoo

Jisoo

Sama seperti Jennie, Jisoo juga sama-sama warganegara Korea yang lahir di tahun 1995. Hobinya menyanyi sudah terlihat sejak ia kecil, hal ini membuat ia berani tampil di depan orang banyak. Akhirnya di tahun 2011, Jiso mengikuti audisi pada agensi YG Entertainment dan mengikuti traine selama 5 tahun. SM Entertainment pun sempat ingin mengincar Jiso untuk masuk ke agensinya, namun di tahun 2013 Jisoo sudah resmi masuk dan debut di tahun yang sama seperti Jennie. Saat ini, Jisoo menempati sebagai lead vocalist dan menjadi member paling tua di Blackpink.

3.Rose

Rose

Rose merupakan member dengan kebangsaan Selandia Baru dan lahir pada tahun 1997. Keluarganya sangat mendukung bila ia terjun di dunia entertainment dan memang ia pun memiliki ketertarikan terhadap musik. Saat YG Entertainment membuat audisi di Australia, ia pun langsung terbang untuk mengikuti audisi tersebut dan memutuskan untuk pindah ke Korea. Training judi bola sbobet yang ia jalani pun gak terlalu lama sekitar 4 bulan yang dimulai pada tahun 2012. Rose juga menjadi member terakhir yang diinfokan kalau dirinya lolos audisi dan menempati sebagai main vocalist dan lead dancer.

4.Lisa

Lisa

Member lainnya yang bukan berasal dari Korea adalah Lisa. Lisa merupakan seorang kebangsaan Thailand bahkan ia pun tumbuh besar disana. Saat Agensi besar itu membuat audisi di Thailand, Lisa ikut dan ternyata lolos. Di tahun 2010 ia menjadi satu-satunya kontestan yang diterima sampai pada akhirnya ia tanda tangan kontrak di tahun 2011. Kedatangan ia ke Korea pun tak membawa bekal apapun, akhirnya ia harus belajar keras untuk memahami bahasa kora. Ia pun mengikuti masa traine selama 5 buhun dan menjadi member kedua yang diumumkan lolos. Lisa menempati sebagai lead rapper dan main dancer.

Itulah perjalanan member Blackpink sebelum sukses menjadi sekarang. Ternyata untuk menjadi orang sukses itu, kita harus berusaha yang lebih dan pastinya harus merasakan jatuh bangun dulu ya guys. Semoga kita pun bisa sukses seperti mereka ya amin!